Minggu, 29 Oktober 2017

Bika Ambon Pandan



Bismillahhirrahmannirrahim.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh...

Ini adalah Bika Ambon pertama yang saya buat. Harusnya sih pakai teflon atau snack maker, karena saya nggak punya snack maker, nggak pengen pakai teflon juga, pengen pakai loyang kotak aja, biar bisa diiris-iris kayak yang dijual itu. Akhirnya nekat bikin dengan menggunakan loyang loaf medium.

Awalnya sih ragu-ragu banget, karena resep yang di post si ci @tintinrayner banyak banget telurnya. Saya masih takut nyoba baking dengan banyak telur, maksimal tujuh. Sayang aja rasanya, kalau gagal kan nyesek banget pakai telur sebanyak itu. Hehehe. Jadi main aman aja kita.

Karena saat itu lagi booming Bika Ambon, iyes bikinnya udah lama, akhirnya nemu resep lain yang lebih hemat telur, langsung cuuzz nekat nyoba.




Bika Ambon Pandan
Source: @dhiahhoddie
Modified by me

Bahan A:
50 gr margarin, lelehkan
1 sachet susu kental manis putih (40 gr)

Bahan B:
330 ml santan instan
1 batang serai, geprek
4 lembar daun jeruk
1 lembar daun pandan, simpulkan
½ sdt vanili
Pasta pandan secukupnya

Bahan C:
150 gr tepung sagu
100 gr tepung terigu
1 sdt ragi instant

Bahan D:
4 butir telur
150 gr gula pasir
1 sdt garam

Minyak goreng secukupnya.

Cara Membuat:

Adonan I:

  • Masak Bahan B sampai mendidih, aduk terus agar santan tidak pecah, dinginkan, saring.
  • Siapkan Bahan C dalam baskom, tuang bahan B, kemudian aduk dengan menggunakan whisker sampai halus, tidak bergerindil. Tutup serbet kering, diamkan selama 30 menit. Sisihkan.


Adonan II:

  • Kocok Bahan D sampai gula larut, kurang lebih selama 5 menit, kemudian masukkan Bahan A, aduk rata, sisihkan.
  • Masukkan Adonan II ke Adonan I, aduk rata, tutup kembali dengan serbet kering, diamkan selama 1 jam.
  • Siapkan loyang loaf medium, oles seluruh permukaannya dengan menggunakan minyak goreng, kemudian panggang dalam oven panas selama 15 menit.
  • Tuang Adonan Bika ke dalam loyang yang telah dipanaskan, panggang dengan temperatur sedang dan pintu oven sedikit terbuka selama 30 menit pertama, kemudian tutup rapat oven, panggang hingga matang.






Seratnya nggak kelihatan yaa... hehehe. Iya, mungkin loyang saya kurang panas sehingga sulit terbentuk gelembung-gelembung dari bawah. Saya pakai loyang loaf teflon yang cepat dingin kalau terpapar suhu ruang.

Kemungkinan kedua, adonan saya terlalu kental, karena saya memakai santan instant yang terlalu kental, seharusnya diencerkan sedikit dengan air.

Tapiii, rasanya enak banget lho... dan lembuuut... pas diiris dia jadi goyang-goyang kanan kiri saking lembutnya, hehehe. Jadi bagi saya ini bukan suatu kegagalan, karena Bika Ambonnya tetep enak dimakan, lembut berhari-hari meskipun sarangnya kurang terlihat. Semoga next time lebih oke.

Happy Baking ^^




Salam,

Lisa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar