Senin, 01 Mei 2017

Dadar Gulung Mulus



Dadar Gulung Mulus

Bismillahhirrahmannirrahim.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh...

Alhamdulillah sudah bulan Mei aja, sebulan berasa cepet banget. Anyway, beberapa hari lalu saya bikin Dadar Gulung lagi, ceritanya sih mau ikutan setor daily theme @uploadkompakan yang serba hijau itu, something green, sayangnya malah kesiangan, dan nggak sempet foto.

Kenapa namanya Dadar Gulung Mulus? Iyah, saya bisanya bikin yang mulus begini. Nggak bisa bikin yang bolong-bolong berrongga, hihihi. Nggak apa-apa kan ya, yang penting kan enak, rasanya pas dan nggak terlalu manis.



Dadar Gulung Mulus

Bahan Kulit:
150 gr tepung terigu
1 sdm susu bubuk
1 butir telur
1 sdm tepung maizena
130 ml santan
145-155 ml air
3 sdm gula pasir
Sejumput garam
Pasta Pandan secukupnya

Bahan Isi Unti Kelapa:
250 gr kelapa parut (saya pakai kelapa yang muda)
200 gr gula merah (sisir untuk mempermudah pelarutan)
120 ml air
1 sdtgaram
1 helai daun pandan, simpulkan

Cara Membuat Kulit:

  • Campur tepung terigu, garam, telur, santan dan air, aduk sampai licin, kemudian saring sampai tidak ada yang bergerindil agar penampakan mulus saat dibuat dadar.
  • Tambahkan pasta pandan secukupnya sampai didapatkan warna hijau yang diinginkan.
  • Panaskan teflon dengan api kecil.
  • Buat dadar titis-tipis dengan teflon anti lengket, lakukan sampai adonan kulit habis.


Cara Membuat Isi:

  • Didihkan air dan masukkan gula merah, masak sampai gula larut dan saring.
  • Didihkan kembali larutan gula merah, masukkan parutan kelapa dan garam, aduk hingga rata.
  • Tes rasa, tambahkan gula pasir secukupnya jika dirasa kurang manis.
  • Masak sampai parutan kelapa agak kering.
  • Angkat. Dinginkan.


Cara Menggulung Dadar:

  • Ambil satu lembar dadar, bentangkan di atas nampan, isi dengan 2 sdm unti kelapa (kurang lebih).
  • Lipat sisi bawah dadar ke atas menutupi unti kelapa, kemudian lipat sisi kiri dan kanan dadar ke dalam, guling dadar dari bawah ke atas. Prinsip membuat gulungan dadar adalah seperti melipat amplop ya, hanya saja tidak dilipat tetapi digulung.
  • Lakukan hingga habis.
  • Siap di sajikan.



Untuk penambahan airnya saya kira-kira ya, sampai adonan kulit memiliki kekentalan yang cukup, tidak terlalu kental, karena kalau terlalu kental akan sulit memutar adonannya, adonan akan langsung terbentuk tebal di tengah. Sedangkan kalai terlalu cair dikhawatirkan kulit akan mudah sobek karena kurang elastis.

Jika ingin dadar agak bolong-bolong (berrongga) seperti yang dijual di penjual Dadar Gulung, masukkan adonan saat wajan benar-benar panas sampai terdengar bunyi desirannya. Karena kulit Dadar Gulung memang seharusnya berrongga yang menjadikan itu sebagai ciri khas dari Dadar Gulung. Tapiii, karena saya ini amatir bangeet, saya nggak berani memasukkan adonan kalau teflon terlalu panas, karena kalau kita nggak ahli, dadar akan langsung terbentuk tebal di tengah sebelum teflon sempat diputar. Makanya saya memakai api yang sangat kecil agar saya bisa memutar teflon untuk melebarkan dadar. Begitu. Walhasil, dadar saya mulus bangeet, hehehe. makanya namanya Dadar Gulung Mulus. Semoga next time bisa lebih baik lagi. Yuuuk bikin...

Happy Cooking^^



Salam,


Lisa.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar