Minggu, 16 Oktober 2016

Pizza Roll



Bismillahhirrahmannirrahim...

Assalamu’alaikum...

Dalam sejarah saya belajar baking secara otodidak, saya sangat menghindari membuat roti. Kenapa? Karena saya pernah mencoba membuat dan gagal, pengalaman gagal itu menjadikan saya terlalu berhati-hati dalam memilih resep cake dan kue yang akan saya coba praktekkan sampai sekarang. Saya merasa kegagalan saya dalam mempraktekkan sebuah resep berasal dari kurangnya pemahaman saya dalam mempelajari resep tersebut sebelum memulai membuat. Dan tentu saja kurangnya pengalaman baking saya, balik lagi, karena saya belajar sendiri, alias otodidak. Jadi, yang saya buat selama ini hanya variasi-variasi cake dan kue kering saja dengan bahan-bahan yang mudah didapat di kota kelahiran saya, sesuai dengan pemahaman saya. Jadi kalau gagal, saya tidak akan terlalu kecewa dan lagian sayang banget membuang bahan makanan kalau gagal baking dan nggak bisa dimakan. Ya kan? Hehehe.

Tapi, akibat terlalu seringnya saya browsing instagram, saya jadi nemu instagram-nya resep-resep yang unik dan mudah untuk di re-cook atau re-bake sesuai dengan kemampuan saya. Akhirnya saya memberanikan diri untuk mencoba. Saya tertarik mencoba karena pemilik account instagram ini memiliki foto-foto yang menarik, resep yang mudah diikuti dan tentu saja beliau juga belajar sendiri melalui trial and error alias otodidak, seperti saya. Hehehe. Jadi kelamaan curhat, yuukk...

Pizza Roll
Source: ig @tintinrayner
Modified by me

Bahan:
245 gr Tepung Cakra (200 gr Tepung Cakra + 45 gr Tepung Segitiga)
15 gr susu bubuk
36 gr gula pasir
6 gr ragi instant (fermipan)
180 ml cairan(1 btr telur + 20 gr whipped cream (skip) + susu cair (saya pakai susu ultra full cream))
30 gr butter (saya pakai blue band serbaguna)
2 gr garam
½ sdt pasta susu (skip)

Isian:
1 siung bawang bombay, cincang halus
Sosis
Parutan Keju secukupnya
Saus instant Bolognaise (Pronas)
Mayonaise (Mayumi)
1 btr kuning telur untuk olesan

Cara Membuat:

  1. Tumis bawang bombay hingga harum dan agak layu, masukkan saus bolognaise instant (Pronas), masak hingga matang, sisihkan.
  2. Mixer atau uleni semua bahan kecuali butter dan garam sampai mulai kalis.
  3. Tuang cairan pelan-pelan, jika dirasa sudah cukup, stop.
  4. Masukkan butter dan garam, uleni hingga kalis elastis.
  5. Gilas adonan, pipihkan berbentuk persegi panjang.
  6. Olesi dengan saus secara berurutan, yaitu mayonaise, saus bolognaise yang sudah dimasak, sosis dan taburan keju.
  7. Gulung adonan pelan-pelan, potong-potong sekitar jarak 3 cm, atur dalam loyang teflon.
  8. Diamkan sampai mengembang 2x lipat, sekitar 1 jam. Semakin hangat suhu ruang akan semakin cepat mengembang.
  9. Oles permukaan adonan dengan eggwash (kuning telur).
  10. Panggang dalam suhu 180 derajad selama 25 menit atau hingga matang.
  11. Keluarkan dari dalam oven, angin – anginkan diatas cooling rack, potong-potong dan siap dihidangkan.
Pizza Roll


Untuk cairan, saya skip penggunaan whipped cream-nya karena memang lagi nggak ada stok. Kalau menurut ci tintin rayner di ig-nya seharusnya tidak di skip, karena whipped cream membantu untuk membuat tekstur empuk pada roti. Saya sih nekat aja sambil berharap jadinya empuk, dan Alhamdulillah empuk. Berarti berdasarkan kesimpulan saya, nggak pakai whipped cream aja udah oke banget, apalagi kalau pakai, mungkin tekstur roti akan lebiihh empuk.

Untuk topping-nya juga suka-suka ya, kebetulan di kulkas saya cuma ada sosis dan keju. Hehe. Saya tambahkan juga saus mayonaise di bagian paling dasar topping secara tipis-tipis untuk untuk memperkaya rasa sehingga akan ada rasa asin-asin gurih akibat pencampuran mayonaise dengan saus bolognaise.
Okee, mudah banget kan, yuuk baking...

Semoga bermanfaat yaa ^^




Salam,


Lisa.

Selasa, 11 Oktober 2016

Prol Tape Keju



Bismillahhirrahmannirrahim...

Assalamu’alaikum...

Stop dulu ngomongin tentang hijab, kita ngomongin tentang makanan aja yuuk? Yuukk...

Beberapa hari yang lalu saya menerima oleh-oleh dari teman saya yang weekend-an ke Bandung. Nah, Alhamdulillah saya jadi kecipratan oleh-oleh, hihihi. Oleh-oleh khas Bandung ya apalagi kalau bukan peuyeum, alias tape singkong kalau kata orang Jawa. Karena sifat tape singkong yang memang tidak bisa bertahan lama dan lambung kami kurang mampu untuk makan makanan yang masam, akhirnya muncullah ide untuk membuat prol tape.

Setahu saya, Prol Tape merupakan salah satu oleh-oleh khas Kota Jember dan sekitarnya. Saya merasakan prol tape pertama kali dari teman kos saya saat masih kuliah dulu. Setiap teman saya pulang kampung, saat kembali ke kos, dia pasti membawa oleh-oleh khas daerahnya. Prol tape sendiri merupakan sebuah cake yang dibuat dengan menambahkan tape singkong ke dalam adonannya kemudian dioven hingga matang. Daripada lama-lama, yuukk ah...

Prol Tape Keju
Source: ig @rifkamaheswari

Bahan:
400 gr tape singkong
100 gr tepung terigu protein sedang (segitiga biru)
3 butir telur
80 gr gula pasir
125 gr mentega/margarin (cairkan)
80 ml susu kental manis (saya pakai susu bendera putih)
2 sdm susu bubuk (saya pakai susu bubuk dancow sachet)
Parutan keju secukupnya

Cara Membuat:

  1. Buang atau bersihkan serat tape yang terletak di tengah-tengah tape.
  2. Haluskan tape dengan menggunakan garpu, campurkan dengan susu kental manis, sisihkan.
  3. Kocok telur dan gula sampai mengembang dengan menggunakan mixer.
  4. Kurangi kecepatan mixer, masukkan tepung terigu dan susu bubuk, aduk hingga rata.
  5. Masukkan mentega cair, aduk rata.
  6. Tuang ke dalam loyang persegi 20 x 20 x 6 cm, ratakan bagian atasnya dengan menggunakan spatula atau dengan cara digoyang-goyangkan, taburi parutan keju di bagian atas adonan secukupnya.
  7. Oven hingga matang.
  8. Angkat dan dinginkan di atas rak kawat, potong-potong, siap disajikan.

Prol Tape

Adonan yang terbentuk sangat kental yang disebabkan oleh tambahan adonan campuran antara tape singkong dan susu kental manis. Oleh sebab itu, setelah adonan dimasukkan ke dalam loyang, bagian atas adonan perlu diratakan dengan menggunakan spatula atau dengan cara menggoyang-goyangkan loyang hingga permukaannya datar sempurna atau tidak bergelombang-gelombang. Setelah itu taburi parutan keju secukupnya.

O iya, jangan khawatir prol tape akan terlalu manis dengan adanya bahan gula pasir dan susu kental manis ya, karena ternyata manisnya pas, tidak terlalu manis. Wanginya pun enaaak, semerbak menuh-menuhin seisi rumah. Rasanya pun enak dan lembuut, InshaAllah nggak kalah sama prol tape yang berasal dari daerah asalnya.

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat ya...


Salam,

Lisa.




Kamis, 06 Oktober 2016

Perbandingan Hijab Plain 2 dan Zara Plain

Bismillahhirrahmannirrahim. 

Assalamu’alaikum...



Agak lama terabaikan, tiup-tiup debu blog dulu, hehehe. Maklumlah, habis dikunjungi mertua dan keponakan weekend kemarin, jadi agak rempong nyiapin ini itu. Yasudahlah yuk, dilanjut lagi...

Saya lagi seneng-senengnya membahas tentang jenis-jenis hijab nih, mengingat jenis hijab sekarang yang bejibun banget jenisnya, sangat berbeda dengan jaman dulu saat saya baru mulai belajar berhijab. Sekalian buat reminder dan pemuas rasa penasaran saya juga. Jadi pengennya mengupas tuntas tentang semua jenis hijab, terutama yang saya miliki ya, hehe (yaiyalah, mana bisa me-review kalau nggak nyoba sendiri, hehehe).

Saya sudah pernah membahas Hijab Plain 2 dan HijabZara Plain yang saya posting beberapa hari lalu ya. Yang belum sempet blogwalking, sok, cek disini dan disini. Untuk mempermudah pemahaman antara dua jenis hijab ini, saya buatkan tabel perbandingan keduanya. Yuukk...

Tabel Perbandingan Hijab Plain 2 dan Hijab Zara Plain


Gimana? Sudah ketemu bedanya dan bisa bedain kan?
Semoga bermanfaat ya..

Salam,

Lisa.