Selasa, 12 November 2019

Ikan Tuna Bumbu Kuning

Bismillahhirrahmannirrahim...

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh...

Dulu saya sering banget masak bumbu kuning begini. Awalnya sejak si Adek baru mulai MPASI, karena jadi cepet banget maemnya, jadi yang nyuapin pun jadi semangat ๐Ÿ˜…

Long story short, sekarang jadi jarang banget masak bumbu kuning begini karena satu dan lain hal yang belum bisa saya share disini. Janji-janji mulu saya yaaa, hehehe ๐Ÿ˜…๐Ÿ™๐Ÿป Soon, semoga bisa segera ketemu waktunya buat sharing lebih banyak soal banyak hal. Saya ini banyak maunya, tapi apa dayaaa, 24 jam kayaknya nggak cukup kalau disambi-sambi sambil momong toddler, ya kaaannn...

Resep aslinya ini nanya sama bulik ART yang kerja di rumah orang tua saya. Si bulik ini pinter banget masak, berani main bumbu, berani main rempah. Cuma satu kelemahannya, saking beraninya, si bulik ini juga berani banget main MSG ๐Ÿ˜…๐Ÿ˜… Jadi udah pasti nggak cocok kalau sama saya. Secara saya sudah lebih dari 3 tahun nggak pernah lagi masak pakai MSG. MSG ini yang saya maksud adalah kaldu bubuk yang dijual di pasaran ya. Biasanya dengan merk dagang Masako atau Royko. Nah si bulik ART ini always nyetok itu, kan saya ngeri. Seperti tipikal orang Indonesia pada umumnya lah, kalau masak nggak pakai kaldu bubuk tuh katanya kuahnya hambar, saya pernah dikasih tahu begitu. Padahal sepengetahuan ecek-ecek saya dalam hal masak-masakan nih, kalau bawang merah dan bawang putihnya berani, trus rempahnya komplit, itu udah berasa gurih banget lho. Tanpa perlu tambahan kaldu bubuk ber-MSG. Apalagi kalau pakai bawang kating yang punya tingkat gurih lebih tinggi diatas bawang putih. InsyaAllah bisa mengurangi penggunaan kaldu bubuk ber-MSG. Tipsnya satu doang sih dari saya, kalau temen-temen mau mencoba mengurangi penggunaan kaldu bubuk ber-MSG dirumah, jangan nyetok, pun jangan tergoda beli pas lagi belanja. InsyaAllah nanti bakalan terbiasa. Kan kalau udah terlanjur masak, eh tetiba kepengen ngasih kaldu bubuk ber-MSG, eh pas kehabisan. Kalau saya sih males kalau disuruh lari sebentar ke warung cuma buat beli, hehehe. Ribet ganti bajunya cuma buat beli kaldu yang nggak seberapa harganya, nggak worth it. Gituuu... itu kalau saya sih, dan akhirnya saya bebas dari kaldu bubuk ber-MSG itu. Trus sekarang gimana kalau masak? Pengen yang gurih? Kalau lagi ada daging atau tulang ya bikin sendiri, bikin kaldu sendiri trus di freezing, ala-ala kaldu buat MPASI gitu. Udah pernah saya share di Kaldu Ayam Kampung. Basic-nya Sama, tinggal ganti ayam, ikan, tulang, sapi atau apapun. Tapi kalau mau cepet, nggak pakai ribet, atau lagi nggak ada stok, saya pakai kaldu bubuk non-MSG. Beli dimana? Biasanya online, banyak yang jual barengan sama yang jual bahan-bahan MPASI bayi. Gituuu berdasarkan pengalaman saya. Jadi saya terbiasa punya rempah-rempah banyak, lengkap. Mau apa aja, sesuai resep, saya ada, punya walaupun cuma seiprit-iprit. Karena pakainya kan ya paling seberapa sih, nggak banyak-banyak juga. Dan lagian, nggak semua masakan perlu bumbu rempah super komplit.

Yuk ah, langsung ke resepnya aja...




Ikan Tuna Bumbu Kuning

Bahan:
500 gr ikan tuna, bersihkan, ptg beberapa bag, goreng sebentar hingga matang
5 biji buncis, iris panjang
2 buah wortel, iris korek api
3 buah kacang panjang, iris panjang
1 buah labu siam uk besar, iris korek api
3 sdm @fibercreme
500 ml air
1 btg serai, memarkan
1 ruas lengkuas, memarkan
2 lbr daun salam
2 lbr daun jeruk
2 sdm minyak goreng utk menumis 
1 sdt garam

Bumbu halus:
5 btr bw merah
3 siung bw putih
2 btr kemiri
1 sdt ketumbar
1 ruas kunyit

Cara Membuat:
•Tumis bumbu halus, serai, lengkuas, daun salam dan daun jeruk hingga harum, masukkan ikan tuna goreng dan aneka sayur, aduk hingga sayur agak layu, tuangi air, didihkan.
•Tambahkan 3 sdm @fibercreme aduk hingga larut, tambahkan garam, tes rasa.
•Masak hingga bumbu meresap dan air agak menyusut.
•Angkat, taburi bawang merah goreng, siap disajikan ๐Ÿ˜‹



Disini penggunaan santan saya ganti pakai fibercreme ya, krimer masak serbaguna pengganti santan. Tapi baiknya sih pakai santan asli, dari kelapa Fresh, biar lebih enak. Atau bisa pakai santan instan, walaupun hasilnya mungkin sedikit berbeda dengan santan Fresh. Cuma kan saya ini pemalas banget kalau udah urusan dunia persantanan, Pengennya yang cepet aja, hehehe. Untuk kadar kekentalan pun bisa disesuaikan sesuai selera. Kalau saya sih biasanya asal ‘ada’ aja, nggak perlu super kental kayak di resep. Yang penting ada santannya meskipun sedikit, lalu tinggal tambahkan garam Himalayan aja menjelang diangkat.

Yuk... yuk... yuk... masak...
Happy Cooking...


Salam,




Lisa.

3 komentar:

  1. ayo segera bergabung dengan saya di D3W4PK
    hanya dengan minimal deposit 10.000 kalian bisa menangkan uang jutaan rupiah
    ditunggu apa lagi ayo segera bergabung, dan di coba keberuntungannya
    untuk info lebih jelas silahkan di add Whatshapp : +8558778142
    terimakasih ya waktunya ^.^

    BalasHapus
  2. Permisi kk admin

    numpang promo yah kk
    Berjudi di itudomino menang terus dengan jackpot jutaan rupiah setiap hari
    bagi yang bingung main judi kalah terus yuk di coba d sini :

    bobodimana.com
    samasiapa.com

    Jangan lupa Download Aplikasi Livechat Itudomino, untuk mempermudah LiveChat
    Klik link (Android) : http://bit.ly/APKITUDOMINO
    Klik link (IOS) : bit.ly/itudominoios


    Coba Keberuntungan kamu di itudomino dalam permainan texaspoker domino99 bandarq aduq bandarpoker capsasusun sakong bandar66 perang baccarat
    Dengan min DP 50rb & WD 100rb via BANK , via PULSA , via OVO , via GOPAY . layanan 24 jam setiap hari nya. Dengan bonus cashback 0.3% dan bonus referal 20% seumur hidup
    cashback di bagikan 2x dalam seminggu dan referal 1x dalam seminggu

    Untuk Info selengkapnya Hubungi kami di :

    -WA : +855 8933 9786
    -WeChat : CS_ituDomino
    -Line : itudomino

    BalasHapus