Beberapa jenis ikan yang saya
tahu, ada yang memiliki rasa atau hambar jika hanya digoreng biasa saja, perlu
diolah menjadi masakan tertentu yang kaya rasa sehingga keluar rasa asli dari
ikan tersebut. Misalnya ikan kakap merah dan ikan mas yang sepengetahuan saya,
tidak memiliki rasa yang khas jika hanya digoreng saja.
Weekend lalu, saya mencoba
membuat salah satu masakan khas Makassar. Masakan yang berkuah asam segar ini enak
dinikmati saat udara panas. Aroma bawang, cabai dan kunyit memberikan harum
yang khas. Penasaran? Ini dia resepnya 
Bahan:
1 kg ikan kakap merah/ ikan mas
3 sdm margarin untuk menumis
3 siung bawang merah, iris tipis
2 siung bawang putih, iris tipis
2 buah tomat, potong-potong
1 batang serai, memarkan
3 batang daun bawang, iris kasar
2 buah cabai merah, iris serong
30 gr asam jawa, larutkan dengan
sedikit air
1 lt air
Garam dan gula pasir secukupnya
Bumbu:
2 cm kunyit
3 butir kemiri
Cara membuat:
1. Haluskan
bumbu Palumara yaitu, 2 cm kunyit dan 3 butir kemiri.
2. Panaskan
3 sdm margarin atau minyak untuk menumis. Tumis bawang merah, bawang putih dan
cabai hingga matang.
3. Masukkan
bumbu halus, aduk hingga matang dan harum.
4. Masukkan
daun bawang, tomat, serai dan larutan asam, aduk hingga tercampur rata.
5. Masukkan
1 liter air, tambahkan garam dan gula secukupnya. Didihkan.
6. Masukkan
ikan kakap yang telah dibersihkan.
7. Masak
hingga ikan matang dan bumbu meresap. Angkat. Sajikan hangat.
Ikan yang saya gunakan untuk
masakan ini adalah ikan kakap merah. Bisa juga menggunakan ikan mas. Ikan mas
memang dagingnya lebih tebal, sayangnya, duri ikan mas terlalu banyak dan
kecil-kecil, hampir seperti duri yang terdapat pada bandeng dan saya rasa
kurang cocok untuk diolah menjadi masakan ini. Bisa-bisa kita tidak bisa
menikmati makanan karena terlalu sibuk menyelamatkan lidah dari duri ikan mas. Hehehe.
Untuk penyuka masakan pedas, bisa ditambahkan cabe rawit dengan cara diiris
kasar ataupun dihaluskan, tergantung selera masing-masing.
Bagaimana? Mudah kan cara
memasaknya? Jadi, siapa bilang harus ke daerahnya langsung untuk mencicipi
makanannya jika membuatnya saja semudah ini?
Selamat mencoba 
Salam,
Lisa.



