Tampilkan postingan dengan label Pisang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pisang. Tampilkan semua postingan

Rabu, 19 April 2017

Choco Banana Cake



Bismillahhirrahmannirrahim.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh...

Ini pertama kalinya saya ikutan grup Let’s Baking Together (LBT) via instagram. Tadinya sempet baca tentang LBT di blognya bunda Nina, tapi nggak pernah tahu grup itu ngapain dan dimana. Akhirnya nemu via instagram beberapa hari yang lalu, langsung deh ikutan follow dan iseng nimbrung. Ternyata grup ini agak berbeda dari grup baking-cooking yang saya ikuti via instagram. Bedanya apa? Grup ini lebih serius banget kayaknya buat cooking n baking, berbeda dengan kebanyakan grup lain. Periode challenge lebih lama dari yang lain, sekitar tiga sampai empat minggu. Sementara setahu saya biasanya jangka waktu challenge memasak terpendek adalah sekitar satu minggu. Makanya saya jarang banget ikutan challenge, hehehe. Kedua, ada beberapa poin penilaian dari founder ataupun Host. Jadi nggak asal-asalan gitu. Saya nggak menyebutkan challenge yang dibuat grup lain itu asal-asalan ya, bukan. Maksud saya, serius baking-nya gitu, udah kayak lomba beneran, hehehe.

Nah, gara-gara kepo sama LBT, akhirnya saya nyoba ikutan challenge yang disebut PR bulanan oleh para LBT’ers. Apa PR bulan ini untuk para LBT’ers? Banana Cake. Inilah serunya ikutan challenge. Kita jadi banyak belajar, rame-rame. Kebetulan saya memang belum pernah bikin Banana Cake. Agak kurang suka juga sih sebenernya, soalnya takut eneg aja. Agak trauma aja mungkin, soalnya saya pernah nyobain Banana Cake buatan teman saya, potongannya besar-besar dan terlalu manis buat saya, jadinya eneg banget. Jadi sempet mikir-mikir buat ikutan challenge ini, takut nggak doyan sama hasilnya, hehehe.

Setelah pilah-pilih resep akhirnya nekat nyobain resepnya cici idola, siapa lagi kalau bukan Ci Tintin Rayner. Resepnya saya modif dikiiit banget, sesuai dengan bahan apa yang saya miliki. Yuukk...



Choco Banana Cake
Source: @tintinrayner

Modified by me

Bahan:
180 gr Tepung Kunci
1 ½ sdt Baking Powder
½ sdt Baking Soda
½ sdt Cinnamon Powder
3 butir telur, kocok lepas
120 gr gula pasir
30 gr gula palem
120 gr margarin, lelehkan
150 gr Pisang Raja, blender hingga halus
75 gr chococips

Cara Membuat:

  • Panaskan oven 180’ C.
  • Siapkan wadah adonan, masukkan tepung terigu, baking powder, baking soda dan kayu manis bubuk. Buat lubang di tengahnya, kemudian masukkan telur kocok, gula pasir dan gula palem, aduk dengan menggunakan whisker, kemudian masukkan margarin cair, aduk hingga basah dan tercampur rata.
  • Masukkan pisang halus dan chococips, aduk kembali hingga tercampur rata.
  • Tuang ke dalam loyang loaf medium yang sudah dialasi kertas roti dan dioles margarin tipis-tipis.
  • Panggang selama 40 menit atau hingga matang, lakukan tes tusuk.
  • Diamkan sampai hangat atau suhu agak turun baru keluarkan dari loyang dan potong-potong.
  • Siap disajikan hangat sambi ngeteh sore-sore.



Resepnya saya tambahin sedikit chococips ya, harapannya sih biar nggak eneg sama pisang doang. Jadi ada rasa cokelatnya sedikit.

Tadinya sih, maunya di hiasi irisan pisang di permukaan adonan, tapi setelah matang pisangnya nggak ada, kemana? Tenggelam ke tengah, jadi tengahnya agak lembek sebagai akibat ada irisan pisang yang tenggelam disitu. Hehehe.

Rasanya? Enak bangeeett... Nggak terlalu manis, manisnya pas banget. Rasa pisangnya juga pas. Atau mungkin gara-gara pisang saya kurang ya? Iya kali ya, hehehe. Jadi seharusnya pisangnya sebanyak 200 gr. Tapi buah pisang saya cuma sisa 150 gr, naggung banget kan, cuma kurang dikit, tapi males juga mau beli buat nambahin. Jadi ya seadanya aja. Eh, jadinya malah enak. Alhamdulillah.

Yuuk nyobain bikin...

Semoga bermanfaat ya ^^

Happy Baking^^


Salam,


Lisa.

Kamis, 06 April 2017

Banana Oreo


Bismillahhirrahmannirrahim.
 
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh...

Haloo... berasa lama nggak ngeblog, hehehe... Asyik sama socmed, hihihi.

Ngomongin soal socmed, Jarang-jarang saya ikutan meramaikan Theme Challenge-nya @uploadkompakan. Karena biasanya nggak mood aja, terlalu jauh dari jangkauan, alasan utamanya sih mager, hehe. Tapi yang ini beda, setelah cek-cek dan browsing resep, ada yang nyangkut sedikit dan bikin gatel kalau sampai nggak ikutan, hehehe.


Banana Oreo
Source: kreasisasa.com

Bahan:
 10 Buah pisang mas jumbo
1 bungkus Oreo, ambil biskuitnya saja, sisihkan krimnya
1 bungkus Tepung Pisang Goreng Sasa Rasa Vanilla 225 gr
115 air
40 ml susu kental manis
100 gr keju Cheddar parut
Minyak goreng secukupnya untuk menggoreng

Cara Membuat:
  • Potong pisang bentuk bulat, lalu tempel dengan biskuit oreo, tumpuk hingga rapi.
Step 1 : Cara Menumpuk Pisang dengan Biskuit Oreo
  • Larutkan 1 bungkus Tepung Pisang Goreng Sasa Rasa Vanilla dengan 115 ml air, aduk rata lalu masukkan pisang oreo satu persetu hingga terbalut rata.
Step 2: Campur Tepung Pisang Goreng Vanilla
  • Goreng pisang oreo dalam minyak panas hingga kuning kecoklatan dan matang, kemudian angkat dan tiriskan.
  • Susun setiap gorengan pisang lalu beri atasnya susu kental manis dan taburi keju parut. Sajikan segera selagi hangat.
Banana Oreo

Tadinya sih bikin ini buat ikutan ngeramein Theme Challenge-nya @uploadkompakan ke-110, setelah jadi dan masuk photo session ternyata nggak photogenic sama sekali pemirsyah, hahaha. Akhirnya banting stir, memutuskan buat bikin yang lain besokannya, mumpung masih ada waktu. Nah yang ini gimana? Yah tetep difoto, trus dicemilik laah,, enak kan buat temen ngeteh pas hujan-hujan.

Apa penyebabnya yang bikin si pisang ini nggak photogenic? Ternyata adalah bentuk absurd karangan saya yang bikin dia nggak photogenic. Bukan salah pisangnya. Bukan. Jadi ceritanya, resep asli memakai Pisang Tanduk yang notabene Pisang Tanduk itu kan gedhe banget yah, jadi kalau dipotong melintang, sudah pasti besar bulatannya sama persis dengan besarnya biskuit Oreo. Nah, saya, kebetulan nggak punya tuh Pisang Tanduk, males beli juga, jadi yah nekat bikin pakai yang ada aja, Pisang Mas Jumbo. Setelah dipotong melintang, kok rasanya kurang gedhe ya, jadi banyak sisanya tuh di pinggir-pinggir biskuitnya. Namanya juga Pisang Mas ya, walaupun namanya udah ada Jumbonya, tetep aja masih kelihatan lebih kecil dibanding jenis pisang yang lain. Ya jadilah dikarang-karang bentuknya begitu, hehehe.

Soal rasa, enak ya, unik gitu, perpaduan pisang dan biskuit oreo. Lumayan buat cemil-cemilan sore-sore sambil ngeteh atau ngopi. Tapi ada beberapa tips yang sebaiknya diikutin ya, biar aman. Yang pertama adalah karena adonan tepung celupnya basah, mencelupkan ke adonan basahnya sebaiknya sesaat sebelum digoreng, kalau terlalu lama dicelupkan ke adonan basah, biskuit kan melunak, sehingga pisang tidak akan menempel pada biskuit. Selain itu, kita akan kesulitan memasukkannya ke wajan karena lepas-lepas sendiri. Nah, kalau sudah lepas-lepas begini, saat digorengpun, biskuit akan lengket dengan sutil atau wajan. Jadi bener-bener tricky banget. Usahakan juga biskuit tertutup adonan tepung dengan sempurna, agar tidak lengket.

Gimana? Siap nyobain?

Yuuk bikin...

Happy cooking ^^




 
Salam,


Lisa.

Minggu, 28 Juni 2015

EF#24: Must Have Menu for Ramadhan Breakfasting

Kolak Pisang


I usually share a recipe in Cooking Class label, where the content is cooking recipes that I managed to make with my own photo cooking results. Show off. Hahahahah. But this time, this week theme makes me hard to think, writing recipe in English it really something. Well, let's try.

Each family or even perhaps everyone has a menu to breakfasting, before eating the main meal, is like rice and friends. Most people will choose kolak, porridge, ice that contains a variety of fruit, fried snack or maybe just a warm sweet tea. People are free to choose, whether enjoyed during the warmer to warm the stomach which is empty all day, so that the stomach is not surprised when something entered first. Or directly washed down with a cool drink in order to relieve the thirst throughout the day due to the heat. Depending on the choice of each. I personally tend to breakfasting with a warm sweet tea before eating the other. And the next menu is kolak.

Kolak is a kind of food that contains tubers and fruits with sweet coconut milk. The contents of kolak may vary, depending on the tastes of each. Kolak can contain sweet potato, cassava, pumpkin, banana, jack fruit, fro, and others. Usually within kolak contains two kinds of material, could cassava with bananas, sweet potatoes with jack fruit, sweet potatoes with pumpkin, etc. Though it can also include more than two ingredients. But I do not see kolak which there are bananas and jackfruit. Because both have a very strong smell, so what would be the kolak smell.

Incidentally my husband and I really liked kolak, so kolak is our must have menu for breakfasting. This is the kolak recipe we used to make at home.

Ingredients:
Pumpkin
Cilembu sweet cassava
Coconut milk
Water
Salt and sugar
Pandan leaves or vanilla (optional)

How to make:
1. Peel each sweet potato and pumpkin, cut into dice shape.
2. Boil sweet potatoes until tender beforehand because sweet potato harder than pumpkins. Then enter the pumpkin.
3. Boil until they are tender.
4. Reduce the heat, put the coconut milk, stirring slowly and constantly so the coconut milk not broken.
5. Add salt and sugar according to taste. Lift, can be served warm or cold.

The amount of sweet potatoes and pumpkins that are used can be adjusted to the needs so, for how many people or how many times to eat. The amount of milk that is used can also be adjusted, if like the coconut milk that is not too thick or viscous. As well as salt and sugar, if you want a sweet or savory. Pandan leaves can be added or vanilla to add the good smell. But if there is already a banana or jack fruit, do not need to add pandan leaves or vanilla.

How, it’s easy to make it, right? This is our must have menu for breakfasting, what is your must have menu for breakfasting?