Tampilkan postingan dengan label Dessert. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dessert. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 Oktober 2017

Dragon Fruit Ice Cream

Bismillahhirrahmannirrahim.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh...

Weekend enaknya santai –santai sambil kumpul bareng keluarga ya... cemilannya pun harus pas dong. Sempat kepikiran kan kalau kepengen gitu sekali-sekali bikin es krim sendiri. Tapi belum nemu resep yang pas aja. Eh, nggak sengaja nemu resepnya dari postingannya bunda Nina yang ternyata dari mb @anitajoyo, mbulet dah asal usulnya, langsung deh cuuzz bikin pakai buah yang ada dirumah.

Kebetulan ada Buah Naga dirumah, pas kan, bikin Es Krim Buah Naga. Belum bikin aja udah kebayang warna merah cantiknya Es Krim Buah Naga.




Dragon Fruit Ice Cream
Source: @bundnina_kitchen @anitajoyo
Modified by me

Bahan:
450 gr buah naga (1 buah ukuran besar)
200 gr whipcream bubuk
370 gr susu kental manis putih (1 kaleng)
400 ml air es

Cara Membuat:
Keruk buah naga, blender bersama dengan susu kental manis hingga lembut.
Campur whipcream bubuk dan air es, kocok hingga tercampur rata.
Masukkan adonan buah naga ke dalam adonan whipcream.
Simpan dalam freezer selama satu jam, keluarkan adonan, kocok kembali hingga lembut.
Tuang ke dalam wadah kedap udara atau loyang kemudian simpan dalam freezer sampai membeku.
Siap disajikan.

Enaak banget... lumayan kan bisa bikin es krim sendiri dirumah. Bisa diganti-ganti sesuai buah yang ada pula. Sayangnya nih, dirumah kurang laku karena terlalu creamy. Yes, suami saya nggak suka susu dan segala sesuatu yang creamy2. Menurutnya rasa Buah Naganya jadi hilang, tertutup oleh rasa susu dan whipcream. Sebaliknya, bagi yang suka banget sama susu, justru bakalan ngehabisin sendiri, hehehe. mungkin next time perlu ada penyesuaian kadar susu agar nggak terlalu berasa susu atau creamy banget untuk yang nggak doyan susu.

Yuuukk bikin ^^






Salam,



Lisa.

Selasa, 03 Oktober 2017

Choco Oreo Pudding

Bismillahhirrahmannirrahim.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh...

Beberapa minggu lalu saya bergabung dengan komunitas baking cooking baru di instagram, setelah sekian lama cuma jadi silent stalker aja. Nama komunitasnya adalah @homemadeloversss. Hampir sama dengan komunitas sejenis yang memberikan challenge kepada follower-nya untuk membuat sesuatu dari dapur sesuai dengan tema dalam jangka waktu tertentu. bedanya dengan komunitas lain? Adminnya dua orang berasal dari dua negara, Indonesia dan Singapura. Kebayang dong, lebih luas, bisa kenalan sama baker-baker dari negara tetangga. Komunitas ini pun tentu memiliki member yang lebih luas, dari dua negara, Indonesia dan Singapura. Yang unik? Hari dan jam upload ditentukan, dengan perpanjangan waktu sampai satu hari berikutnya. Berbeda dengan kebanyakan komunitas yang upload-nya terserah follower-nya asalkan masih dalam jangka waktu tema mingguan. Seru? Banget! Berasa gradakan di jam upload-nya! Hahaha. Walaupun ada perpanjangan sih, tapi lebih seru.

Dan challenge ini adalah tema kedua yang saya ikuti, kalau nggak salah, sekitar 2 minggu lalu. *Duh, maap ye, telat posting-nya. Dedek sok sibuk. Temanya adalah Oreo Creation. Karena saya lagi nggak ada ide sama sekali, akhirnya bikin yang gampang aja, nggak kepikiran buat bikin yang ribet-ribet, hehehe. Daan nggak kepikiran juga kalau ternyata loyangnya kegedean, walhasil lapisannya pun jadinya tipis beneeerrr, hehehe. Next-lah, mau bikin lagi pakai cetakan puding kecil-kecil, biar gampang makannya.

 

Choco Oreo Pudding

Bahan:
1 bks (7 gr) agar-agar bubuk plain
120 gr gula pasir
800 ml air
25 gr whipped cream bubuk
8 keping biskuit oreo, buang krimnya
1 sachet (40 ml) skm putih
1 sachet (40 ml) skm cokelat

Pelengkap:
9 keping biskuit oreo besar
4 keping biskuit oreo mini

Cara Membuat:

  • Siapkan wadah, basahi dengan sedikit air, tata biskuit oreo besar dan oreo mini sesuai selera.
  • Dalam panci, campur agar-agar bubuk, gula pasir dan air, masak hingga mendidih, matikan api, bagi larutan agar menjadi 3 bagian.
  • Ambil 200 ml larutan agar, tuang pelan-pelan dengan menggunakan sendok, ke wadah berisi tatanan oreo, bekukan.
  • Ambil 250 ml larutan agar, masukkan ke panci lain, tambahkan skm cokelat, aduk rata, biarkan tetap hangat, hanya supaya tidak mengeras.
  • Tambahkan skm putih dan whipped cream bubuk ke dalam sisa larutan agar bening, kocok dengan whisk, saring agar tidak ada yang menggumpal, masukkan remahan oreo, aduk rata.
  • Kerat tipis-tipis larutan bening yang sudah mengeras dengan garpu, tuang larutan oreo ke atasnya, bekukan.
  • Kerat tipis-tipis larutan oreo yang sudah mengeras dengan garpu, tuang larutan cokelat ke atasnya, bekukan.
  • Biarkan set dan mengeras seluruhnya, simpan dalam kulkas.
  • Sajikan dingin.



Pada lapisan pertama, ada lapisan bening dengan biskuit oreo utuh. Adanya biskuit oreo membuat agar-agar menjadi lebih rapuh. Hati-hati saat mengiris dan memindahkannya ke piring saji. Saat menuangkan puding bening ke tatana oreo pun juga perlu hati-hati. Jangan tuang sekaligus, karena akan mengacak tatanan oreo, tuang sedikit demi sedikit dengan menggunakan sendok. Biskuit pun jadi mudah rapuh juga saat terkena larutan agar-agar panas.

Pada lapisan kedua, terdapat campuran whipped cream bubuk dan remahan biskuit oreo. Whipped cream bubuk menjadikan agar-agar menjadi lebih creamy dan lembut, tapi tetap kokoh sebagai agar-agar. Lapisan ini yang paling saya suka. O iya, saya pun pernah bikin versi full puding oreo dengan whipped cream. Silakan cek disini ya... Bagian sulit di lapisan ini adalah pencampuran whipped cream ke larutan agar panas. Jangan panik, pasti menggumpal-gumpal, saring minimal dua kali agar tercampur rata dengan larutan agar. Setelah tercampur rata, baru masukkan remahan biskuit oreo, aduk asal rata saja, agar biskuit tidak hancur.

Pada lapisan ketiga, terdapat larutan cokelat. Lapisan cokelat ini paling kokoh diantara lapisan lain, karena hanya terdiri dari larutan agar yang ditambah dengan skm cokelat. Bagian sulit dari pembuatan lapisan ini adalah mempertahankan larutan agar tetap hangat, tidak cepat membeku, sambil menunggu lapisan kedua agak set. Panaskan dengan api sangat kecil. Banyaknya larutan pasti berkurang karena proses pemanasan yang terus-menerus. Nggak masalah.

Gimana? Gampang ya? Agak tricky sih memang. Tapi sepadan kok dengan hasilnya.

Happy Pudding ^^



Salam,


Lisa.

Rabu, 20 September 2017

Bubur Mutiara



Bismillahhirrahmannirrahim.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh...

Saya sukaaa sekali dengan bubur mutiara, tapiii saya sukanya yang tanpa santan. Dulu saat saya masih kecil, ibu saya sering sekali membuatkan saya bubur mutiara. Dan saya nggak pernah mau makan bubur yang pakai santan. Suka mutiaranya aja, karena rasanya manis.



Bubur Mutiara

Bahan :
200 gr biji mutiara
2 liter air
8 sdm gula pasir
1 helai daun pandan, simpulkan
Bahan Kuah Santan :
400 ml santan
1/2 sdt vanilli
1 sdt garam
1 helai daun pandan

Cara Membuat : 

Kuah Santan: campur semua bahan kuah santan, masak hingga mendidih, sisihkan. 

Mutiara:
  • Didihkan air, baru kemudian dimasukkan mutiara dan daun pandan.
  • Masak sambil sesekali diaduk hingga air menyusut dan mutiara lunak (tidak terdapat titik berwarna putih di dalamnya)
  • Masukkan gula pasir, aduk hingga rata, lakukan tes rasa.
  • Biarkan dingin dan baru kemudian hidangkan dengan kuah santan.

Kelihatannya gampang banget ya masak bubur mutiara, tapi saya pernah gagal lho beberapa kali. Mutiaranya nggak bisa matang dengan sempurna alias masih ada titik putih di dalamnya, dan seringkali warnanya nggak bisa merah banget kayak kebanyakan bubur mutiara. Warnanya cenderung bening dengan titik putih di dalamnya. Belum tanak benar atau belum matang. Jadi agak-agak kapok juga sih, jadinya jaraaang banget mau bikin lagi. Paling mentok kalau pengen ya beli, walaupun habis itu sok-sokan jadi kritikus makanan, nggak puas sama ini-itu, hehehe.

Setelah berhasil, rasanya jadi amazed banget, amazed dengan keberhasilan diri sendiri, hehehe, Alhamdulillah, akhirnya berhasil juga, setelah sekian lama.

Yuuk ah bikiinn...

Happy Cooking ^^



Salam,


Lisa.

Sabtu, 19 November 2016

Serabi Pandan Kuah Kinca Nangka



Bismillah...

Assalamu’alaykum...

Karena iseng ikutan workshop #yukbelajarbareng Moret Pakai HP Saja, semingguan kemarin saya jadi heboh di dapur terus, bikin ini itu, selain penasaran memang niat baking sih. Alasan kedua adalah buat setor ‘PR’ #yukbelajarbareng. Hehehe. Karena tema dan kelompok yang saya pilih adalah belajar food styling untuk hobi baking saya. Yaa walaupun akhirnya nggak terpilih buat konsultasi privat chat dengan Mbak Ariana sih, ya nggak apa-apa, namanya juga masih belajar, mohon dimaklumi kalau ternyata masih ada yang nggak beres disana-sini. 

Salah satu hasil baking yang saya jadikan sebagai obyek membuat ‘PR’ #yukbelajarbareng adalah Serabi. Kenapa serabi? Ya karena lagi pengen aja nyoba bikin serabi sendiri, kebetulan saya punya nangka di kulkas, jadi bisa dipake untuk menambah aroma. Langsung aja yuuk...

Serabi Pandan Kuah Kinca Nangka

Serabi Pandan Kuah Kinca Nangka
Source: Bunda Nina (catatan-nina.blogspot.com)

Bahan:
250 gr tepung beras
25 gr tepung terigu
60 gr gula pasir
 ½ sdt ragi instant
1 butir telur
600 ml santan yang sudah dimasak
½ sdt garam
1 sdt pasta pandan

Cara Membuat:

  • Campurkan tepung beras, tepung terigu, gula pasir dan ragi instant. Aduk hingga rata.
  • Masukkan telur, aduk rata kemudian masukkan santan sedikit demi sedikit sambil diaduk dengan menggunakan whisker.
  • Masukkan pasta pandan, aduk rata, diamkan selama kurang lebih 1 jam, akan timbul gelembung-gelembung udara sebagai akibat bahwa ragi telah bekerja.
  • Setelah satu jam, masukkan garam, aduk hingga rata.
  • Panaskan cetakan, tuang adonan, tutup cetakan, cek sesekali.
  • Biarkan adonan hingga berlubang kecil-kecil diseluruh permukaan atasnya, masak hingga matang.
  • Gunakan api kecil biar tidak cepat gosong, lakukan hingga adonan habis.
  • Sajikan dengan kuah kinca, tabur dengan irisan nangka.


Kinca/ Kuah Gula Merah

Bahan:
500 ml santan
350 gr gula merah, sisir halus
2 sdm gula pasir atau sesuai selera
½ sdt garam
2 helai daun pandan, simpulkan
Irisan nangka secukupnya

Cara Membuat:

  • Campur semua bahan kecuali irisan nangka, rebus hingga mendidih.
  • Angkat dan saring.
  • Masukkan irisan nangka selagi kuah panas.
  • Dinginkan dan siap digunakan


O iya, sebenarnya saya nggak punya cetakan serabi atau cetakan kue yang berlubang kecil-kecil lho... Trus pake apa dong? Saya pake teflon ukuran paling kecil ya, yang diameter 12 cm. Hehehe. Jadi ada proses trial and error saat percobaan pertama. InsyaAllah berhasil kok, asal ditutup ya saat dimasak. Tidak perlu dioles margarin juga karena sudah pakai teflon anti lengket. Saat dimasak, WAJIB DITUTUP ya. Fungsinya adalah agar permukaan serabi cepat matang, sehingga tidak terlalu lama dimasak di atas api yang menjadikan serabi gosong. Tips terakhir, goyang-goyangkan teflon setelah adonan dituangkan untuk membentuk lapisan serapi tipis-tipis di pinggirnya. Ini yang paling saya suka, karena menurut saya lapisan tipis-tipis di pinggir serabi merupakan salah satu ciri khas jajanan serabi selain dari permukaan adonan yang berlubang-lubang ya.

Nah, untuk kuah kincanya, entah kenapa jadi terlalu manis. Saya jadi perlu menambahkan banyak air untuk mengurangi manisnya. Mungkin ada yang salah dengan takaran saya atau apa saya masih belum nemu penyebabnya. Karena setahu saya kuah kinca tidak terlalu manis. Efek di depan rumah ada penjual serabi sih ya, jadi maunya rasa kuahnya enak kayak di abang-abang penjual serabi. Hehehe. Next time akan saya update setelah nemu paduan atau resep kinca yang pas ya.




Semoga bermanfaat...

Happy Baking ^^




Salam



Lisa.