Tampilkan postingan dengan label Nasi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 31 Oktober 2019

Nasi Liwet Sunda

Bismillahhirrahmannirrahim..

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh...

Lamaaa banget nggak nge-blog, kangeeen... 🤗🤗 *Trus mendadak inget hutang-hutang posting yang udah dijanjiin dari lama, astagfirullah... maafkan ke-sok-sibukan saya ini. Ada banyak hal soal penyesuaian life style yang sedang saya perjuangkan demi anak kedua kami. Soon, semoga ada rejeki waktu buat cerita-cerita dan sharing-sharing disini lebih banyak dan lebih sering lagi, Aamiin...

Jadi sekarang mau nge-blog yang ringan-ringan aja ya. Apalagi kalau bukan soal resep. Iya ringan, soalnya nggak pakai mikir 😅✌🏻pakai #stokfoto pula posting-nya 😂😂 Etapi... bukan berarti saya jago masak atau bikin kue lhoo, bukan, saya nggak secanggih itu. Ini saya share, saya pamerin hasil nyoba-nyoba resep di dapur saya. Kalau saya aja yang nggak bisa masak ini berhasil, insyaAllah, semoga temen-temen yang ikutan re-cook dan re-bake dari account saya ikutan berhasil juga. Gituuu... maksud saya. Semoga postingan receh saya ini bisa memotivasi temen-temen semua buat sama-sama belajar masak atau bikin kue. 

Nah, ini tadi Alhamdulillah ada #stokfoto Nasi Liwet Sunda yang kelembekan buat ikutan seseruan di @uploadkompakan dengan tema ‘N’ 😅😅
Iyaa... kelembekan nasinyaaa, entah kenapa, hahaha, kebanyakan air pastinya untuk dugaan awal 😅😅
Itulah yang saya bilang, saya ini pun masih terus belajar, bukan salah resepnya, Tapi murni kesalahan saya 😅🙏🏻 intinya proses belajar saya nggak mulus-mulus aja, nggak selalu berhasil, ini dokumentasi salah satu dari kegagalan saya, kegagalan yang menyenangkan dan mengenyangkan, karena tetep bisa dinikmati, tetep enak dilidah meskipun kurang enak dimata 😅

Kalau soal resep, tetep yaaa... nyonteknya dari Bunda Nina @bundnina_kitchen jujugkan contekan abadi sy 😂😂 matur suwun bund 🙏🏻😘

Trus soal fotonya, ini dulu pengennya ala-ala di-plating gt, Tp di-plating g di-plating kok yo podho ae hasile, ikan terine tok sing dikon baris 🙈🙈🤣🤣
Gt ajalah yaaa... gpp yaaa? 😜



Nasi Liwet Sunda

Bahan:
1,5 cup magic com beras 
Air secukupnya menyesuaikan kondisi beras (saya ukur 2 ruas jari telunjuk dari permukaan beras) 
5 btr bw merah, iris tipis
2 siung bw putih, iris tipis
1 btg serai, memarkan 
3 helai daun salam 
30 gr ikan teri, goreng sampai kering
2 sdt garam atau menyesuaikan asinnya ikan 
1 genggam daun kemangi 
1 cabe keriting, iris serong atau sesuai selera
2 sdm minyak untuk menumis

Cara Membuat:
•Cuci bersih beras dan letakkan di panci, tuang airnya.
•Tumis bw merah, bw putih hingga harum, masukkan ke dalam panci (tuang seminyak2nya), tambahkan daun salam, serai dan garam, aduk rata. 
•Tutup panci, masak hingga air menyusut atau hampir kering.
•Kecilkan api, masukkan ikan teri, daun kemangi dan cabe keriting, tutup lagi, masak hingga benar2 matang dan tanak.
•Matikan api, angkat dan siap sajikan 😋😋



Gimana-gimana? Gampang ya? Yuk-yuk nyobain bikin juga, buat variasi menu dirumah, biar masaknya nggak itu-itu mulu 🙈
*ngomong sama diri sendiri nah eta 😂😂✌🏻
Happy Cooking 😘



Salam,




Lisa.

Senin, 17 Juni 2019

Nasi Uduk Ubi Ungu

Bismillahhirrahmannirrahim.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh...

Bahagia banget rasanya nemu stok foto yang belum di post di blog, hehehe 😁😁 Pakai stok foto aja bangga hahaha 😁😁

Sebenarnya sudah dari lama mau posting ini di blog, cuma ada aja halangannya. Kebanyakan alasannya males sih, hehe. Yuuuklah kita post semua bertahap biar stok foto di HP bisa digantikan dengan yang baru. Kalau yang lebih update bisa cek di instagram pribadi saya ya, di @arlisa_jati cuzz Follow, siapa tahu bisa dapet manfaat dari Follow saya. Khusus untuk soal IVF memang nggak saya post di instagram ya, karena memang banyak banget yang mesti dijelaskan, sedangkan caption instagram terbatas, takutnya ada yang missed kalau dijelaskan secara terpisah. Sudah pernah saya bahas juga soal ini di salah satu post saya sebelumnya.


Kembali ke Nasi Uduk Ubi Ungu, bikin ini itu untuk adalah dalam rangka ikutan giveaway-nya @homemadeloversss , salah satu komunitas baking cooking di instagram, tentang kreasi ubi ungu, terus saya tertarik sama Nasi Uduk Ubi Ungu. Unik aja kelihatannya, Nasi Uduk kok pakai campuran Ubi Ungu. Tadinya saya pikir bakalan ada rasa manis-manisnya karena Ubi Ungu kan manis ya, yah minimal berasa ada ubinyalah. Ternyata enak banget... tetep gurih khas Nasi Uduk, nggak ada rasa-rasa ubinya, cuma warnanya aja yg ngefek banget, unyuuu gitu... 😍 Walaupun jadinya punya saya kelembekan sih, tapi tetep enak dong... Kenapa bisa kelembekan? Jadi ini resepnya adjustable banget ya, disesuaikan sama jenis berasnya juga, karena beda jenis beda juga kadar air yang diperlukan. Kadar kelembaban ubi pun kayaknya ngaruh juga ya. Jadi silakan disesuaikan sendiri dengan selera keluarga, apakah suka Nasi Uduk yang mencar-mencar ala Nasi Putihnya Nasi Padang atau Nasi Uduk yang pulen lembut.

Untuk resepnya, saya nyontek dari account instagram Mb @anitajoyo 😘
Syuper sekali Mb, terima kasih resepnya, semoga berkah dan pahalanya mengalir terus, Aamiin... 🙏🏻
Ijin copas ya Mb 🙏🏻😘

———
Nasi Uduk Ubi Ungu

Bahan:
3 gelas ukur magic com beras, cuci bersih
3 lb daun salam
1 btg serai, memarkan
2 sdt garam
1/2 sdt merica bubuk
3 siung bawang putih, cincang, tumis sampai harum
200 ml santan instan
200 gr ubi ungu, kukus
400-600 ml air

Cara Membuat:
•Blender ubi ungu dengan santan hingga lembut.
•Masukkan beras, bubur ubi ungu, daun salam, serai, bawang putih, garam, merica dan air ke dalam magic com, aduk rata, masak sampai matang.
•Saat tanda sudah berpindah ke 'warm' aduk rata, diamkan 15-30 menit.
•Siap disajikan dengan pelengkap.

Note:
•Jumlah air disesuaikan dengan selera ya, saya nggak suka nasi yang 'kemrutuk' misah-misah *duh piye bosone yo 😅, lebih suka nasi yang lembut, jadi saya pakai 600 ml air, karena kandungan air akan berkurang dengan sendirinya jika berada di magiccom terus-menerus.
•Tuang tumisan bawang putih seminyak2nya biar tambah wenak, begitu kata Mb Anitajoyo 😋

Yuuukkk mamam nasi unyuuu 😋😋



Salam,



Lisa.

Kamis, 28 September 2017

Bola Nasi Isi Abon



Bismillahhirrahmannirrahim.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh...

Siapa yang hobi makan nasi goreng tapi nggak bisa masak nasi goreng sendiri? Saya dong, hihihi. Yes, inilah salah satu alasan saya selalu mesen nasi goreng tiap jalan keluar, dimanapun tempatnya. Menurut saya, kalau rasa nasi gorengnya aja udah oke, pas dilidah, Insya Allah masakan lain akan mengikuti? Why? Ya karena Nasi Goreng itu simple-nya kebangetan katanya, jadi tolak ukur saya kalau makan diluar, hehehe. Aneh ya? Hahaha. Tapi Nasi Goreng yang katanya simple itu, saya malah nggak bisa masak. Adaaa aja yang nggak pas dilidah saya, kok nggak bisa minimal kayak abang-abang yang jual keliling itu. Hehehe.

Ya sudahlah, saya menyerah. Jadi diapakan kalau punya banyak nasi sisa? Sayang banget kan kalau dibuang. Kalau misal punya ayam sih, bolehlah kasih ke ayam. Setelah nyari-nyari resep selain Nasi Goreng, Alhamdulillah ketemu di blog-nya Bunda Nina.



Bola Nasi Isi Abon
Source: blog bunda Nina
Modified by me

Bahan:
200 gr nasi putih
½ butir bawang bombay, cincang halus
3 siung bawang putih, memarkan dan cincang halus
200 ml air kaldu
100 gr mix vegetable
2 sdt garam
½ sdt merica bubuk
½ sdt gula pasir
Abon secukupnya
2 sdm minyak goreng

Pelapis:
2 butir telur, kocok lepas
Tepung panir secukupnya

Cara Membuat:
Panaskan minyak goreng, tumis bawang bombay dan bawang putih hingga harum.
Masukkan nasi putih, aduk rata, tambahkan mix vegetable dan air kaldu, aduk rata sambil ditekan-tekan agar tidak ada yang bergumpal.
Bumbui dengan garam, merica dan gula pasir, aduk rata, tes rasa.
Masak hingga bumbu meresap dan air menyusut.
Angkat, biarkan hangat.
Ambil 1-2 sdm nasi, pipihkan, isi dengan abon secukupnya, bulatkan sambil ditekan-tekan agar set. Lakukan hingga habis.
Celupkan bola nasi ke dalam kocokan telur kemudian gulingkan ke tepung panir. Ulangi 2x agar lapisan lebih tebal dan merata.
Simpan kurang lebih 1 jam di kulkas agar tepung panir menempel kuat.
Panaskan minyak, goreng dengan api sedang hingga keemasan.
Angkat dan tiriskan.




Gampang banget kan? Jadi alternatif selain Nasi Goreng kalau ada sisa nasi di magic com. Bentuknya bulet-bulet, jadi bisa dipake ngisi kotak bekal juga, tinggal tambahin sayur lalapan, lauk goreng , saus tomat dan saus sambal, jadi deh bento ala-ala.

Kalau saya lebih suka dicampur langsung di adonan bulatan nasi, jadi sudah sekalian ada sayurnya, tapi bolehlah kalau masih mau ditambah lalapan, sesuai selera saja. Yang penting tidak ada yang mubadzir. Yuukk... berkreasi dengan nasi sisa :)

Happy cooking ^^



Salam,

Lisa.

Senin, 17 April 2017

Nasi Panggang Mozarella



Bismillahhirrahmannirrahim.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh...

Terinspirasi dari nasi panggangnya bunda Nina, akhirnya saya iseng bikin buat sarapan. Itung-itung sambil ngehabisin sisa nasi putih, daripada dibikin nasi goreng, yang saya sampai sekarang nggak bisa, nggak pernah berhasil bikin nasi goreng, maka pilihannya adalah nekat nyobain bikin nasi panggang.

Nasi panggangnya saya modif dikiit banget sesuai dengan bahan-bahan yang ada dirumah, jadi suka-sukalah. Yuukk...

Nasi Panggang Mozarella

Bahan:
2 piring nasi putih (300 gr Nasi Putih)
2 siung bawang putih, cincang halus
½ butir bawang bombay, iris memanjang
3 buah sosis, iris sesuai selera
1 butir telur, kocok lepas, buat orak-arik
100 gr mix vegetable
2 sdm margarin
Garam secukupnya
Merica bubuk secukupnya
Saus Bolognese instant secukupnya, tumis dengan ½ butir bawang bombay

Topping:
Keju mozarella, iris melebar
Oregano

Cara Membuat:

  • Siapkan pinggan tahan panas, oles tipis dengan margarin, sisihkan.
  • Panaskan margarin, tumis bawang putih dan bawang bombay hingga harum dan layu kemudian masukkan sosis, aduk sebentar, masukkan telur orak-arik.
  • Masukkan nasi dan mix vegetable, bumbui dengan garam dan merica, aduk rata, tes rasa. Matikan api.
  • Tuang nasi di pinggan, diikuti dengan saus bolognese, kemudian tutup dengan lembaran keju mozarella di seluruh permukaannya, taburi oregano secukupnya.
  • Panggang selama kurleb 25 menit atau hingga keju meleleh.
  • Angkat dan sajikan hangat.


Untuk saus bolognesenya, sebaiknya dimasak sebentar dengan cara ditumis ya, biar sama-sama matang semua. Jadi saus bolognesenya bisa ditumis dengan menggunakan sedikit margarin dan irisan bawang bombay dari ½ butir bawang bombay.

Untuk kejunya, karena keju mozarella setelah masuk suhu ruang agak sulit di atur, maka, iris melebar saja, kemudian tutupkan menutupi seluruh permukaan nasi yang telah disiram saus bolognese matang. Jangan lupa juga untuk menaburkan sedikit oregano kering dipermukaannya untuk menambah aroma.

Isinya boleh suka-suka juga lho. karena saya punya mix vegetable di kulkas, jadi saya tambahkan sedikit untuk memperkaya rasa, biar nggak sepi dan tambah bergizi. Kalau nggak punya mix vegetable, bisa bikin sendiri dari irisan sayuran yang ada di rumah. Misalnya wortel, buncis, jagung manis, dll.

Jadinya? Enak dong... ada sensasi molor-molor yang gurih dari keju mozarellanya.

Yuuk bikin, biar leftover nasinya agak ‘naik kelas’ ...

Semoga bermanfaat ya^^

Happy baking ^^


Salam,


Lisa.

Sabtu, 04 Februari 2017

Nasi Bakar Teri Udang


Bismillahhirrahmannirrahim.

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh...

Inget masih punya ikan teri udang yang kecil-kecil banget, dibawain ibu dari rumah pas mau pindah ke Jakarta. Pas banget juga saat saya scroll down koleksi screenshoot resep di hp, nemu resep nasi bakar. Kebetulan juga ada sisa daun pisang sisa bikin pepes tempo hari. Cuuz, langsung dipersiapkan semua untuk menu variatif pertama di awal bulan ini yang serba kebetulan.



Nasi Bakar Teri Udang
Source: catatan-nina.blogspot.com
Modified by me

Bahan :
250 gr beras, cuci bersih dan tiriskan
15 gr teri udang
200 gr fillet ayam, potong dadu kecil
3 lembar daun salam
3 lembar daun jeruk
1 batang serai memarkan
400 ml santan instan
300 ml air
1 cabe kriting, iris halus
1 sdm gula pasir
1 sdt merica bubuk
minyak untuk menumis
daun pisang secukupnya
tusuk gigi secukupnya, untuk menyemat

Bumbu Halus :
3 siung bawang putih
3 butir bawang merah
2 butir kemiri, sangrai
1 cm jahe
1cm lengkuas
1/2 sdt jintan
1 sdt ketumbar
1/2 sdt garam

Cara Membuat :

  • Tumis bumbu halus hingga harum, masukkan daun salam, daun jeruk dan serai. Aduk hingga matang
  • Masukkan fillet ayam dan teri udang, aduk hingga berubah warna.
  • Tuang santan sedikit demi sedikit sambil diaduk, kemudian bumbui dengan gula dan merica bubuk. Tambahkan garam jika dirasa kurang asin. Masak hingga matang. Lakukan tes rasa.
  • Tiriskan ayam dan teri udang dari kuahnya, sisihkan.
  • Didihkan kembali kuah santan bersama daun salam, daun jeruk dan serai, masukkan beras. Aduk hingga kuah menyusut, tambahkan air atau santan jika dirasa beras belum masak.
  • Angkat dari api, kemudian pindahkan ke dalam kukusan. Kukus hingga matang kurleb selama 30 menit, angkat.
  • Campurkan irisan cabe keriting, campuran ayam dan teri udang ke dalam nasi. Aduk hingga rata.
  • Bungkus dengan daun pisang sambil dipadatkan, sematkan dengan tusuk gigi. Lakukan hingga nasi habis.
  • Bakar sejenak hingga daunnya agak kering
  • Angkat dan siap disajikan dengan lalapan dan sambal favorit keluarga.



Mungkin nih, ada yang tanya, teri udangnya kok dikit banget? Iyaa, tapi saya rasa itu sudah proporsional untuk takaran porsi beras yang saya pakai. Sudah banyak lho itu, walaupun pas ditimbang kelihatannya enteng banget, saking kecil-kecilnya, hihihi. Sempet ragu juga sebenarnya, tapi kalau kebanyakan takut hasil nasi bakarnya jadi terlalu asin atau terlalu gurih. Jadi sengaja sedikit aja, disesuaikan dengan porsi beras yang dipakai. Alhamdulillah pas, enak, semua suka. Aromanya guriih bangeet pas ikutan ditumis, langsung keluar aroma gurih teri udangnya. 

Untuk irisan cabe keritingnya bisa ditambahkan lagi untuk menambahkan aroma segar. Karena saya takut kepedesan tapi tetep pengen pakai cabe, jadi saya hanya memakai satu saja, tapi ternyata malah nggak kelihatan pas sudah dicampur dengan nasi dan adonan ayam. Hehehe. Jika ingin nasi bakarnya lebih pedas, bisa ditambahkan juga irisan cabe merah besar dan irisan cabe rawit.

Tapi, sepertinya ada yang kurang pas, karena suami dan adik saya mengeluhkan bau bawang setelah selesai makan, saya sih nggak merasa ada bau bawang. Entah dimana kurang pasnya, saya masih belum nemu. Tapi saat saya masih tinggal di Duri, Riau, saya sudah pernah memasak Nasi bakar, hanya saja tanpa tambahan teri udang. Dan Alhamdulillah, enak, suami saya suka. Memang teknik memasaknya sedikit berbeda dengan nasi bakar yang ini. Sayangnya saya masih belum tertarik dengan food photography saat itu, jadi nggak ada fotonya, hehehe. Kesimpulannya, sepertinya saya perlu belajar masak nasi bakar lagi. O iya, resep ini jadi 7 porsi ya, semangaaaatt...


Happy cooking ^^

Semoga bermanfaat ya...


Salam,


Lisa.